Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

 

Ditengah persoalan terbatasnya daya tampung TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah dan kepedulian masyarakat yang masih rendah terhadap sampah pemerintah Kabupaten Sleman tak henti2nya menghimbau masyarakat di wilayahnya agar dapat mengelola sampahnya dengan baik. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengelolaan sampah untuk mengurangi volume di pembuangan akhir sampah.

Dalam upaya untuk mengajak masyarakat agar peduli lingkungan untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah tahun 2025 Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan gropyokan Sampah dan sarasehan peringatan Hari Peduli Sampah nasional di Dusun Candikarang, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik. Dijadikannya Dusun Candikarang sebagai titik acara dikarenakan lokasinya berada di tepi sungai yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

Indeks kualitas lingkungan yang masih dibawah 40% perlu diupayakan peningkatan pengelolaan sampah dan mempertahankan luasan kawasan RTH di wilayah perkotaan dan mengendalikan pencemaran.

Sarasehan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Acara Sarasehan dan gropyok Sampah tersebut dihadiri Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ecoregion Jawa Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bapak Sugeng Priyanto, Bupati Sleman Bapak Sri Purnomo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Drs. Purwanto, MSi, Forum Komunitas Peduli Lingkungan, Forum Komunitas Sungai Saka Kalpataru Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman, Kelompok Pengelola Sampah Mandiri dan masyarakat sekitar.

Dilakukan pula penanaman pohon untuk penghijauan di area tempat pembuangan sampah liar oleh Bupati Sleman didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.