Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siapkan ProKlim Tingkat Nasional

Dalam rangka menyiapkan ProKlim tingkat nasional, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, menjalankan agenda verifikasi lapangan usulan ProKlim Utama dan Lestari tahun 2020. Agenda verifikasi ini dilakukan selama 4 hari berturut-turut di 5 padukuhan berbeda.

Kunjungan pada hari pertama ialah mengunjungi Padukuhan Karangtanjung dan Padukuhan Wonorejo. Hari kedua mengunjungi Padukuhan Jurugan. Kemudian, hari ketiga dan keempat mengunjungi Padukuhan Joho dan Padukuhan Babadan.

Selasa (8/09/2020), tim verifikasi dari Balai PPIKHL Jawa Bali Nusa Tenggara, didampingi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman mengunjungi Padukuhan Karangtanjung, Pandowoharjo, Sleman pada pukul 08.00 WIB  dan Padukuhan Wonorejo, Sariharjo, Ngaglik  pada pukul 13.00 WIB.

Tim verifikasi bersama dengan warga Padukuhan Karangtanjung yang berkepentingan dalam ProKlim setempat.

Dalam pelaksanaan verifikasi tersebut disarankan pada setiap padukuhan untuk tidak mengumpulkan banyak orang dimana hanya tokoh yang berkepentingan dengan ProKlim setempat saja yang diperkenankan untuk hadir dalam verifikasi. Kemudian, untuk tetap menjaga jarak, mengenakan masker, dan menyediakan sarana cuci tangan dan hand sanitizer.

Proses verifikasi pun dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama ialah pemeriksaan form excel dan tahap kedua ialah tinjau lapangan. Pada proses pemeriksaan form excel memakan waktu lumayan lama yang dibimbing oleh I Nyoman Sarwa selaku perwakilan dari Balai PPIKHL Jawa Bali Nusa Tenggara karena mencocokkan dengan keadaan di Padukuhan tersebut. Untuk tinjau lapangan, tim verifikasi mengunjungi peresapan air, pompa air tenaga surya, tempat pengelolaan sampah mandiri, kelompok-kelompok kerja yang dimiliki untuk menunjang ProKlim seperti contoh Padukuhan Karangtanjung memiliki Kelompok Tani “Tanjung Wangi”, Kelompok wanita Tani (KWT) “Tanjung Lestari” dan banyak lagi.

Tahap pengecekan form excel oleh I Nyoman Sarwa selaku perwakilan dari Balai PPIKHL Jawa Bali Nusa Tenggara dan Sunarto selaku Kepala Dukuh Karangtanjung.
Tinjau lapangan Padukuhan Karangtanjung.

“Targetnya pada tahun 2020 yaitu sebanyak 26% untuk pengurangan penurunan emisi gas karbon. Oleh karena itu mari kita lakukan adaptasi mitigasi perubahan iklim yang  tidak hanya berhenti disini tapi akan menyangkut seluruh Indonesia”, tutup I Nyoman Sarwa dalam agenda verifikasi lapangan usulan ProKlim Utama dan Lestari tahun 2020.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *