JPSM Sehati Kabupaten Sleman Umumkan Pemenang Lomba Kreasi Limbah Banner Pilkada

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 9 Desember 2020 lalu tak ayal meningkatkan penggunaan banner sebagai alat peraga kampanye yang kemudian akan menjadi sampah ketika pilkada usai. Hal ini yang kemudian ditangkap Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Sehati Kabupaten Sleman untuk mengadakan lomba kreasi limbah banner pilkada dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021. Lomba tersebut diikuti oleh kelompok pengelola sampah mandiri yang juga membuat kerajinan dari bahan sampah.

Hasil lomba tersebut kemudian diumumkan pada pertemuan rutin JPSM Sehati di Kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Senin (8/3). Pertemuan ini dihadiri oleh 20 orang dengan menerapkan protokol kesehatan yang terdiri dari Kepala DLH Kabupaten Sleman, Ir Dwi Anta Sudibya, MT, Ketua JPSM Dr. Hijrah Purnama Putra, ST., M.Eng, pengurus JPSM, pengurus bank sampah dan peserta lomba kreasi limbah banner pilkada . Sebagai pemenang pertama kreasi banner Pilkada adalah Siti Maryamah (KPSM Klakah Elok, Berbah), pemenang kedua Asih Nuryani (Asih Collection) dan ketiga Sih Sujati (Mukti Collection). Masing-masing pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat penghargaan. Para pemenang dan peserta lomba kemudian berfoto bersama Kepala DLH Kabupaten Sleman dan Ketua JPSM.

Sebelum acara pemberian hadiah, Dwi Anta Sudibya menyampaikan berbagai kebijakan menyangkut penanganan dan pengurangan sampah di kabupaten Sleman. Ia mengingatkan dua hal yang bisa dilakukan oleh JPSM untuk mendukung program pemerintah kabupaten Sleman, yakni terus melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan pengurangan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara benar. Ia juga menegaskan bahwa jika hanya menumbuhkan jiwa lingkungan saja akan sulit, maka jiwa ekonomi juga harus dikembangkan. Bahwa mengolah sampah itu dapat memunculkan sisi ekonomi dan sampah itu dapat menjadi nilai tambah. “Kalau menghasilkan uang lebih gampang untuk menyadarkan masyarakat“ katanya.

 

Selain itu, Dwi Anta Sudibya juga mengajak pengurus JPSM Sehati untuk ikut berkontribusi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Bupati (Raperbub). Saat ini, DLH Kabupaten Sleman akan menyusun dua raperbup yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, yaitu RAPERBUB tentang Kelembagaan Pengelola Sampah dan raperbub tentang Pengendalian Pengelolaan Sampah. Kedua raperbup ini disusun untuk memenuhi amanah Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Ketua JPSM Sleman Hijrah Purnama pun menyambut baik ajakan tersebut. Pihaknya akan segera merapatkan barisan untuk ikut berkontribusi dalam beberapa tawaran yang disampaikan Kepala DLH Kabupaten Sleman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *