Biru Langitku Hijau Bumiku

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Sleman kali ini dilaksanakan di Dusun Dayakan, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman. Pejabat yang hadir pada acara tersebut, antara lain: Bupati Sleman, Kepala Kejaksaan Negeri, P3 EJ, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kepala Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Sleman, Camat Ngaglik, Kepala Desa Sardonohardjo, perangkat desa serta masyarakat Desa Sardonoharjo yang semuanya berjumlah kurang lebih 500 orang. (Rabu, 10 Juli 2019)

Dalam laporannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati seluruh negara setiap tanggal 5 Juni untuk mengingatkan arti pentingnya lingkungan hidup.

Tema Peringatan Hari Lingkungan Hidup kali ini mengusung motto “Biru Langitku Hijau Bumiku, dapat di maknai bahwa langit akan terlihat biru apabila kegiatan manusia di bumi tidak banyak menghasilkan asap atau membakar hutan yang menyebabkan polusi karena diimbangi dengan penanaman pohon”. Ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Dwi Anta Sudibya, MT. Adapun indeks kualitas lingkungan atau indeks kualitas udara Kabupaten Sleman dalam posisi baik yaitu sebesar 78.73.

Upaya untuk mendukung kegiatan Hari Lingkungan Hidup antara lain yaitu uji emisi kendaraan umum dan lomba emisi kendaraan dinas, cerdas cermat lingkungan hidup tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta lomba film dokumenter tingkat SMA, pemenang lomba mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Upaya lainnya yaitu menyediakan bibit tanaman sebanyak 13.000 batang untuk masyarakat Kabupaten Sleman dan adanya Transfer Depo Tridadi yang menyediakan pupuk kompos yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Pada akhir sambutannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengajak masyarakat agar bersama-sama pemerintah menjaga kelestarian lingkungan. Sementara itu Bupati Sleman menyampaikan bahwa masyarakat yang tinggal di Kecamatan Ngaglik wajib bersyukur karena berada di alam pedesaan yang masih tetap asri, air mengalir cukup, penghijauan bagus apabila Dusun Dayakan akan dikembangkan sebagai desa wisata dengan memanfaatkan air secara maksimal.

Lokasi Dusun Dayakan tidak jauh dari kota, artinya Dusun Dayakan tentulah sudah menjadi incaran para pengembang, sehingga masyarakat Dusun Dayakan harus teguh dalam berupaya mengoptimalkan pembangunan lingkungan hidup dengan memanfaatkan semua potensi yang ada.

Selanjutnya Bupati mengapresiasi kegiatan yang sudah berjalan di Dusun Dayakan sebagai desa wisata, juga Bupati berharap agar masyarakat makin kreatif dalam pengembangan kawasan wisata tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *